Senin, Desember 27, 2010

FFC-1, Fun Fishing Cikubang - 1



Event mancing ini diadakan oleh "It's Our Fishing Club" ini digawangi oleh Bp. Asnafi Munaf, Ari Pandu, dan Ahmad iqbal dkk. Berawal dari undangan acara di FB dan sudah lama ingin trip di spot ini saya langsung confirm. Setali tiga uang....Ibath pun menyambut baik.

Total peserta ada 14 orang, terbagi dalam 3 kapal. Saya satu kapal bersama Ari, Iqbal, dan Mul. Dalam mini tournament ini menganut dalam satu kapal diambil ikan terberatnya. dan diadu dengan 3 kapal lainnya untuk memperebutkan juara 1, 2, dan 3.

Hasil selengkapnya dari mini tournament ini adalah Juara 1 a/n Amat perolehan ikan GT +/- 7kg, Juara 2 a/n Asnawi Munaf perolehan ikan Kuwe Rambe +/- 2 kg, dan Juara 3 a/n Iqbal dengan perolehan ikan Kerapu seberat +/- 2 kg.

Panitia dan peserta sama-sama mengharapkan segera dilaksanakannya FFC berikutnya mengingat event ini cukup murah namun meriah akan tetapi nilai persahabatan antar pemancing juga agar semakin erat.

Rabu, Oktober 20, 2010

Yang harus diwaspadai saat anda Berlibur





Bersenang-senang saat anda berlibur bukan berarti anda kurang waspada terhadap berbagai hal. Agar liburan anda tidak jadi mimpi buruk maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut yang harus diperhatikan seperti dikutip dari wolipop.com

UANG
Sebenarya bukan uang yang harus diwaspadai, namun pengeluaranlah yang harus diperhatikan. Agar anda terhindar dari kehabisan uang saat berlibur. Jika anda akan berlibur keluar negeri pastikan menukar uang yang cukup untuk kebutuhan hidup selama di LN.

PENCURI
Dimanapun anda berada, pencuri juga ada. Jadi hati-hatilah meletakan barang berharga anda. Usahaka simpan di beberapa tempat berbeda, jikapun terjadi pencurian tidak semua uang anda hilang.

KESEHATAN
Jaga kesehatan sebelum dan saat anda bepergian. Menjaga pola makan dan istirahat yang cukup. Tak ada salahnya mengecek kondisi kesehatan ke dokter. Jangan lupa bawa obat-obatan.

RUMAH
Jika anda pergi dengan keluarga, maka rumah anda akan kosong. Sebaiknya titipkan kepada orang yang betul-betul anda percaya untuk menjaga atau mengawasinya. Usahakan jangan memberitahu kepada orang-orang yang tidak perlu atau update FB. Karena hal ini malah akan mengundang orang untuk berbuat jahat.




Jumat, Oktober 15, 2010

Bawal di Fishing Valley



Jika anda hobby mancing, apalagi mancing laut konsekuensinya adalah meninggalkan keluarga. Kecuali jika cuaca benar-benar bersahabat bolehlah sesekali mengajak mereka. Mancing bersama keluarga yang tidak berresiko adalah mancing fresh water. Salah satu pilihan yang saya rekomendasikan adalah Fishing Valley. Lokasinya berada di Jalan Raya Pemda no. 107 Bogor.

Type pemancingan disini ada Galatama, Borongan, juga kiloan. Karena mengajak keluarga saya memesan satu saung makan dan sebagai tempat peralatan mancing. Disekitar saung pengelola menyediakan kolam pancing kiloan. Jenis ikannya Bawal, Mujaer, Patin, dan Lele. Untuk umpan karyawan Fishing Valley bisa membantu anda. Dengan uang 5rb anda dapat satu kepan umpan pelet.

Setelah rangkaian siap saya pun mencoba mencari peruntungan. Tak harus menunggu lama. Strike....tesssssssss. Rupanya benang kalah melawan gigitan bawal. Kami disarankan untuk memakai neklin. Al hasil 5 ekor bawal, 3 ekor lele berhasil masuk korang.






Mau berbisnis, Jadilah orang "bodoh"




Orang "pintar" punya banyak ide, bahkan terlalu banyak ide. Sehingga tak satupun menjadi Kenyataan. Sedangkan orang bodoh sedikit ide. Maka ide yang adalah jadi pilihan usahanya.


Orang kaya lebih "penakut" dan penuh pertimbangan, sedang orang bodoh umumnya lebih berani karena tidak berpikir panjang dan sedikit pertimbangan.


Orang pintar pandai menganalisis, semua di analisis : Modal, biaya, untung rugi, bahkan break event point. Orang "Bodoh" tidak pandai menganalisis, tetapi lebih cepat memulai usaha.




belajar dari om Bob Sadino.

Jumat, Oktober 08, 2010

Ikan Betok dari Fatmawati.



Ikan Betok / Betik mengingatkan saya ke masa lalu. Pemancing yang kini tinggal di kota besar dan mulai merambah ke laut, banyak yang memulai dengan memancing jenis ikan ini. Sebatang bambu, seutas kenur, pelampung seadanya, mata kail dan sepotong cacing cukup untuk merasakan sensasi tarikan betok bak ikan kakap.


Didaerah yang airnya belum tercemar, ikan ini bisa berkembang biak dan bertahan hidup. Di aliran irigasi, sungai, sawah, rawa-rawa, bahkan di kebun rawa. Belum lama ini saya mencoba spot mancing ikan ini di kawasan Golf belakang RS Fatmawati. Tempat lumayan bagus cuma bukan untuk umum. Jadi pemancing yang masuk areal ini hanya orang-orang tertentu yang ada referensi. Betok ini saya nilai ikan yang luar biasa. Yang sampai saat ini masih mampu bertahan ditengah kota seperti Jakarta.


Umpan untuk mancing kali ini saya menggunakan roti dicampur terasi udang. reaksinya cukup memuaskan. Mancing 2 jam strike dan hook up 7 kali. Lumayan....bisa mengobati keinginan mancing laut yang tak bisa terlaksana karena saat ini sedang cuaca buruk. Mancing betok Yuk !

Kamis, Oktober 07, 2010

Negeri Para Preman.


Seperti lazimnya pejabat baru, Kapolda Metro Jaya yang baru Irjen Sutarman berjanji akan menangkapi preman yang meresahkan masyarakat. Yakinkan anda dengan janji ini ?. Sebelumnya mari kita tengok kebelakang sejarah preman di Indonesia. Pendiri kerajaan Singosari, Ken Arok mengawali kariernya sebagai begal atau rampok. Pada masa kolonial preman tumbuh semakin subur. Centeng seganja dipelihara guna kepentingan penguasa dan sebagian lagi berusaha mngerogoti penguasa seperti Legenda Si Pitung. Pada masa kemerdekaan preman diperalat untuk mendukung partai. sedangkan pada masa kini preman sudah semakin terorganisir rapi dibalik nama organisasi kemasyarakatan.


Preman masa kini semakin lama semakin meresahkan masyarakat. Masih lekat dalam ingatan kita peristiwa bentrokan di Kemang yang menewaskan 3 orang. Bank mengunakan jasanya untuk menagih hutang. Perusahaan-perusahaan menggunakan jasanya untuk menjaga keamanan kawasan yang dikuasainya.


Jadi preman mana yang akan dibereskan Pak Kapolda ?

Rabu, Oktober 06, 2010

Mengubah Hobby menjadi Uang.


Disela-sela obrolan di kantin kantor saya pernah berseloroh pada kawan, "Kebanyakan orang mati karena kegilaannya". Tentu saja omongan saya tak berdasar dengan data yang akurat. Namun saya bisa ambilkan contoh misalnya, Pembalap mati di arena balap, Perokok mati karena paru-parunya rusak, Pezinah mati karena penyakit kelamin, yang gila makan mati karena diabetes atau kolesterol dan sebagainya. Sebagian kawanpun mengangguk tanda ada benarnya.

Akan tetapi harapan yang sebaliknya adalah : Rubahlah Hobbymu menjadi uang. Yang suka masak cobalah membuat restaurant, yang suka jalan-jalan bukalah biro perjalanan atau jadi guide, Yang suka mancing bukalah empang atau toko alat-alat pacing. Jika ini bisa terlaksana tentu hidup kita lebih berbahagia.

Hobby saya saat ini adalah mancing. Kalau tak mancing dalam sebulan rasanya ada yang kurang. Akan tetapi hobby saya belum bisa mendatangkan uang bahkan sebaliknya. Kawan-kawan saya pemancing ada yang berbisnis alat pancing, umpan mancing, guide mancing, bahkan kaos mancing. Impian saya adalah bisa menjadi presenter acara mancing dan memiliki FishingTV Chanel. Berlebihankah mimpi saya. Tak apalah.....mimpi toh tak harus bayar.